Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Mimika Dukung dan akan Kawal Aspirasi Warga Kampung Waa Banti

aspirasi_masyarakat_waa_banti
Penyampaian 8 poin aspirasi oleh perwakilan masyarakat kampung Waa Banti, Kabupaten Mimika, Papua Tengah (foto: papua60detik.com)

Mimika | Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Kabupaten Mimika mendukung aspirasi masyarakat adat kampung Waa Banti, yang disampaikan perwakilan masyarakat Waa Banti secara langsung dihadapan Bupati Mimika Eltinus Omaleng dalam acara peresmian Rumah Sakit Waa Banti, Jumat (15/9/2023).

"Kami fraksi partai NasDem DPRD Kabupaten Mimika mendukung 8 poin aspirasi masyarakat kampung Waa Banti yang telah disampaikan secara langsung kepada Bupati Mimika," ucap Aser Gobai saat dihubungi guna diminta pendapatnya atas aspirasi tersebut, Sabtu, 16/9/2023.

Kedelapan aspirasi masyarakat kampung Waa Banti itu, kata Aser, akan menjadi salah satu fokus utama fraksi partai NasDem DPRD Kabupaten Mimika.

"Karena kekayaan alam Gunung Newangkawi, Grasberg, dan Ertsberg sudah begitu banyak memberi untuk Indonesia bahkan dunia, sehingga ini akan menjadi salah satu konsen fraksi NasDem," jelas Aser.

Terlebih kondisi rumah masyarakat Waa Banti yang mengalami kerusakan, setelah ditinggal kosong dalam kurun waktu yang sangat lama karena konflik bersenjata di Banti. Untuk itu, kata Aser, Fraksi Partai NasDem akan mengawal aspirasi yang telah disampaikan.

Selain itu, menurut Aser, kunjungan Presiden Joko Widodo sebanyak belasan kali ke Papua tidak punya efek positif terhadap masyarakat kampung Waa Banti.

"Padahal, seharusnya warga Kampung Waa Banti menjadi salah satu kampung yang harus mendapat perhatian serius presiden Jokowi," tegas Aser.

"Hal itu karena mereka (warga kampung Waa Banti) yang menjadi korban kegiatan pertambangan dan menambang PT Freeport Indonesia secara langsung," sambung Aser.

Aser juga mengapresiasi respon Bupati Mimika yang secara tegas menjawab akan memaksimalkan 8 poin aspirasi warga kampung Waa Banti.

Delapan (8) Poin Aspirasi Masyarakat Kampung Waa Banti

  1. Meminta Rumah Sakit Waa Banti harus dikelola oleh Rumah Sakit Internasional SOS bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.
  2. Membangun maupun merenovasi sekolah dan perumahan guru.
  3. Memindahkan Kantor Camat dan Polsek dari Tembagapura ke Kampung Waa Banti.
  4. Membangun lapangan terbang seperti yang berada di kampung-kampung sekitar.
  5. Harus ada 3 Kepala Suku yang diakui oleh Pemerintah dan PT Freeport Indonesia. Dan kepala suku yang terpilih maupun diangkat harus menetap di Kampung Waa Banti.
  6. Melanjutkan proyek pembangunan jalan dan jembatan ke Kampung Waa Banti.
  7. Membangun dan merenovasi rumah-rumah yang hancur karena konflik besenjata.
  8. PT Freeport Indonesia dan Pemerintah harus memfasilitasi transportasi darat untuk masyarakat kampung Waa Banti.

Redaksi

Posting Komentar

0 Komentar